Perkembangan Internet di Indonesia

kaos distro murah
assalamualaikum
hai kawan blogger semua, pada puasa gak untuk yang muslim ?
wah kalau enggak , kelewatan yah hehehe
apalagi yang mempu berpuasa hehe
udah ahh malah ngurusian agama hehe
gini gan untuk bulan ramadhan ini saya mau sedikit nerangin nih
masalah perkembangan internet di indonesia
penasaran kan hehehe
langsung saja kawan
read article in my blog .........................


Teknologi informasi telah membuka mata dunia akan sebuah dunia baru,
interaksi baru, market place baru, dan sebuah jaringan bisnis dunia yang tanpa batas.
Disadari betul bahwa perkembangan teknologi yang disebut internet,
telah mengubah pola interaksi masyarakat, yaitu;
interaksi bisnis, ekonomi, sosial, dan budaya.
 Internet telah memberikan kontribusi yang demikian besar bagi masyarakat,
perusahaan / industri maupun pemerintah. Hadirnya Internet telah menunjang efektifitas dan efisiensi operasional perusahaan,
 terutama peranannya sebagai sarana komunikasi, publikasi,
serta sarana untuk mendapatkan berbagai informasi yang dibutuhkan
oleh sebuah badan usaha dan bentuk badan usaha atau lembaga lainya.

Konsep B to B (Busines to Business),
B to C (Business to Customer),
telah banyak diterapkan oleh sebagian besar perusahaan di dunia.
Bahkan terakhir akan merambah ke sektor Government,
dengan konsep G to G (Government to Government),
 G to C (Governement to Customer), serta G to B (Government to Business).
Tingkat pertumbuhan pengguna internet juga menunjukan angka yang sangat fantastik,
 bahkan internet telah menjadi bagian kebutuhan dalam sebuah rumah tangga.
Fenomena ini menunjukan bahwa 5 sampai 10 tahun yang akan datang teknologi informasi
akan menguasai sebagian besar pola kehidupan masyarakat, badan usaha maupun pemerintah.

Secara keseluruhan memang masih dapat dikatakan bahwa internet relatif baru
dikenal oleh masyarakat Indonesia dan frekuensi pemakainyapun belum terlalu banyak.
 Namun perkembangan internet di Indonesia telah menunjukan perkembangan yang signifikan.

Tabel Peningkatan Jumlah
Pelanggan dan Pengguna Internet

TAHUN     PELANGGAN     PENGGUNA
1996                31000                  110000
1997                75000                  384000
1998              134000                  512000
1999              256000                1000000
2000              760000                1900000
2001            1680000                4200000

Sumber: APJII

Namun dibandung dengan negara-negara asia yang lebih maju,
 seperti Singapura, Taiwan dan hongkong, Indonesia masih ketinggalan jauh.
 Indikasi yang kuat adalah masih terbatasnya
jumlah pelanggan internet yang baru berkisar 1.680.000 pelanggan sampai dengan tahun 2001 (APJII)
 atau tidak lebih 5 persen dari total jumlah rumah tangga di perkotaan.
 Dibandingkan dengan negara-negara Asia yang tersebut di atas,
 yang lebih matang pasar internetnya seperti Singapore yang telah memiliki pelanggan sebanyak 47,4 persen
dari jumlah rumah tangga maka kondisi pasar internet di Indonesia masih ketinggalan jauh.
Sedangkan sebagai pembanding yang lainnya adalah di Taiwan dan Hongkong
yang masing-masing 40 persen dan 26,7 persen dari jumlah rumah tangga (Newsbyte, 2001).
Contoh lainnya adalah di China
 yang berpenduduk lebih dari satu milyar telah memiliki tidak kurang dari 24 juta pemakai internet
dengan tingkat penetrasi mencapai 7 persen terhadap penduduk di atas usia 5 tahun (Iamasia, 2001).
 Ditinjau dari gambaran statistik di atas maka tidak berlebihan jika dikatakan bahwa masyarakat pengguna internet di Indonesia
masih baru taraf pengenalan atau masih merupakan pasar yang baru muncul (mulai).



Walaupun Indonesia masih dalam tahap awal perkembangan pasar internet,
 namun peningkatan jumlah pelanggan internet yang ada saat ini menunjukan bahwa peluang pasar internet di Indonesia cukup besar.
 Memang pada tahun 2001 terjadi kelesuan,
 namun itu bersifat sementara karena efek dari krisis global yang sedang di alami,
 disamping pengaruh tragedy penghancuran Gedung WTC sebagai simbul pusat perekonomian dunia.
 Efek dan pengarih global ini bisa dilihat dengan penurunan jumlah registran untuk domain id yang mencapai 17,9 %
dari jumlah registran pada tahun 2000, yaitu dari angka 4264 registran turun menjadi 3501 registran.
 Namun penurunan permintaan domain id tersebut tidak serta merta berbanding lurus dengan pengingkatan jumlah pelanggan internet,
 karena justru pada tahun 2001 persentasi jumlah pelanggan internet
menunjukan kenaikan angka yang sangat tinggi, yaitu 121%, dari 760000 pelanggan meningkat menjadi 1680000 pelanggan.



Perkembangan tersebut juga telah menumbuhkan peningkatan jumlah perusahaan penyedia jasa layanan internet / ISP
(Internet Service Provider), yang pada akhir tahun 2001 ini telah mencapai 68 ISP.
 Hal ini menunjukan bahwa peluang pasar yang dilahirkan dari internet cukup besar.
 Pada tahun 2001 memang secara global terjadi penurunan khususnya di bisnis cyberspace ini,
 namun hal itu merupakan seleksi alam dimana ternyata justru peningkatan layanan customer semakin meningkat,
 dan menunjukan juga bahwa pemain bisnis yang tetap survive adalah para pemain yang serius akan model bisnis
 yang dikembangkannya (berita detik).



Namun disamping kondisi yang postitif di atas, pada pertengahan kwartal pertama tahun 2002,
terjadi fenomena menarik, karena sebuah jaringn ISP terluas yaitu WasantaraNet telah menutup sebagian kantor cabangnya.
Kemudian berikutnya, disusul ISP yang memiliki jaringan luas juga,
yaitu MegaNet mengumumkan bahwa perusahaannya telah menutup semua kantor operasionalnya.
 Kondisi ini jelas kurang menguntungkan bagi perkembangan akses informasi oleh masyarakat.



Ada beberapa hal yang menyebabkan tidak beroperasinya kembali sebagian kantor cabang ISP tersebut,
 dianataranya, karena alasan cost perasionalnya yang terlalu tinggi, yang tidak bisa dipenuhi oleh pendapatanya.
 Namun pada perkembangan terakhir disebutkan bahwa alasan utamanya adalah karena persaingan tidak sehat yang dilakukan oleh TELKOM,
 dengan TelkomNet Instantnya.



Dari semua kondisi di atas, yang utama bagi user internet Indonesia adalah akses yang murah dan cepat,
sehingga mereka bisa menikmati perkembangan teknologi informasi, terutama user internet di tingkat masyarakat daerah.
 Semua itu akan terwujud jika pengambil kebijkan di bidang ini bisa memiliki pandangan yang seimbang,
 baik dari segi user internet (masyarakta), maupun dari segi perusahaan penyedia jasa layanan internet dan teknologi informasi.

nah ,mungkin cukup sekian kawan postingan hari ini
untuk info selanjut nya menyusul gan jadi update terus di blog saya gan
koment ya gan untuk kemajuan blog ini juga
thanks gan sudah berkunjung
dan semoga bermanfaat gan
salam blogger

0 Response to "Perkembangan Internet di Indonesia"

Post a Comment

komentar di pergunakan jika ada kesalahan, menambah motivasi, gagasan, ucapan teri makasih, etc
bukan spam , spam otomoatis di hapus oleh admin
komentarlah yang sekiranya bisa membangun akan blog,
salam blogger